Monday, May 13, 2013

KU HARUS PERGI DARI CINTAMU

KU HARUS PERGI DARI CINTAMU
by. BLB

Indahnya cinta kurasa , tetapi tak seindah yang kukira . malam semakin malam, tanpa ada dirimu disisi. ku mohon pada dirimu jangan dustai hati dan cintaku. Kasihku hanyalah dirimu , kasihku aku cinta padamu .Lembut nya embun pagi menyapa hati dan cintaku , seolah tak berhenti berharap akan cintamu. Manisnya cintamu dan indah senyum bibirmu menambah rasa cintaku kepada dirimu . dunia maya adalah awal cerita kita yang tak pernah kulupa sepanjang hidupku . perkenalan ku dengan dirinya membawa arti kebahagian dalam hidupku. Perbedaan pendapat membawa kita pada jurang kehancuran.


Maaf ini sudah menjadi keputusan ku dan harus pergi untuk kesekian kalinya , dan aku pun tak bisa berbuat apa – apa hanya kata maaf ku bisa ku ucapkan padamu.

Jujur ,kau telah melukai hati perasaanku , sehingga hidup ku kehilangan arah tujuan dan membuat suram hidupku.

En, kenapa kau membohongi ku, apa kau tidak iba akan diriku. Maafin aku? Janji- janjimu semua palsu .
Aku sedih melihat kamu tak setia pada ku .

Walau rasa sayangku begitu besar kepada mu. tapi itu percuma ,kamu seakan tak menghiraukan aku lagi.
Malam Tahun baru 2011 adalah malam begita saklar .makna pergantian tahun . karna,ini juga termasuk sangat bermakna dalam hubungan kita bina selama ini .semua serba baru .

Kamu dimana ? loh ko , kenapa kamu pulang ke Depok sih . oya udah , kalau kamu mau malam tahun baruan bersama keponakanmu.

Bergegas aku mencoba mengecek ketempat kost an mu di bilangan Rawamangun .apa benar dia pulang ke depok atau membohongiku.

Aku gak yakin Eni pulang ke depok , rasa bimbang dan gak yakin tercurah dalam perasaan ku ini.loh ko, ternyata dia membohongi ku , ku melihat sendalnya berada ditempat kerjanya .tanpa berpikir panjang aku ketuk pintu kantornya , dia tampak kaget memandang diriku .hubungan yang terjalin selama 4 tahun dirusak oleh dia sendiri. membina hubungan begitu lama, akhirnya dia berkhianat tertangkap basah dengan rekan kerjanya sedang berdua an dalam kantor.

Keluar kamu, dia tampak bingung memandang ku dan penuh rasa bersalah karna telah berbohong.

“Ayo, kita jalan ?
“Bergegas keluar dan meninggalkan kantor ?
“Pucat terlihat dalam raut wajahnya?

Sadar dia telah berbohong , pembicaraan selalu dialihkan .kamu kenapa bohong? Jujur ini terasa mimpi , dibohongi pasangan adalah sesuatu paling najis . Masih terasa luka oleh perilaku dia semalam , ternyata aku belum percaya 100%.

Walau pun diriku sedang libur , aku coba menyatroni tempat kost an untuk kali ke dua.rasa kepercayaan ku mulai luntur , tak kala dia tertangkap basah lagi . rekan kerjanya yang juga kenal denganku , Nampak datang ke tempat kost nya . aku gak tinggal diam, 500 menit ku mengawasi .akhirnya ku datangi kost an nya terjadi keributan , sayang tangan ku dipegang nya sehingga tak terjadi perkelahian antara hasim dan aku . merasa tertangkap basah untuk kali ke dua , dia nampak pucat terlihat diwajahnya.

Jujur dengan kejadian itu , aku benar gak bisa memaafkan dia ? rasa kepercayaan ku hilang seketika dan larut dalam kekecewaan .

Meski pun sudah hilang rasa cintaku . tetapi aku memandang dia , mungkin itu semua sesuatu ke khilaf an dan bisa diperbaiki kembali. Aku pun mencoba mengunjungi dia ke kost an nya dengan maksud main dan sekalian meminta maaf atas sikap ku yang arogan .sayang , maksud baik ku ga direspon dengan baik ,aku ditinggal sendiri di teras kost an nya.

Ku telpon ponselnya selalu di matikan ? Ku sms ga ada balasan?

Hingga akhirnya , mungkin aku harus pergi dari hati dan cintanya selamanya dan menatap esok hari yang lebih cerah. Pergi dengan perasaan galau terasa dalam hati ku . tak ada keindahan yang tercipta dunia seakan gelap menjadi gurita .

Mendengar ku tidak ada di Jakarta . dia pun mencoba menghubungi diriku
“hallo, kamu dimana ?
Maaf , aku sudah berada di luar kota sekarang?
“eh , kenapa kamu pergi ? segera balik , saya tunggu kamu di kost an sekarang.
“maaf ga bisa , aku sudah di Jawa ?
“oya , udah kalau itu mau kamu sih?

Kegagalan dalam bercinta bukan berarti kiamat , akan tetapi kegagalan adalah sebuah pengalaman dan harus dicarikan solusinya. Hari – hari yang indah kini telah hilang. Ku coba menjalani kehidupanku dengan rasa tegar walau terkadang rasa kesepian hinggap dan selalu menghantui pikiranku.

Gambaran cerita ini mungkin sedikit dari sekian banyak cerita hidup yangbisa di jadikan renungan.sehingga kita dapat belajar tentang arti sebuah cinta .karna, setiap manusia tidak ingin gagal dalam menjalin hubungan asmara.semoga kita lebih mawas diri dan menjaga hubungan jalinan kasih dengan pasangan kita.
Sekarang antara aku dan dia tidak ada kontek ?mungkin dia sekarang sudah menjalin cinta dengan yang lain dan menghasilkan Buah cinta yang menhasilkan kasih sayang

Monday, May 6, 2013


Delapan Langkah Menulis Cerpen
Untuk Pemula

Bagi Anda yang baru memulai ingin bisa menulis cerpen, barangkali panduan di bawah ini bermanfaat. Artikel sederhana ini hanya sebagai referensi, pengembangannya bisa dilakukan sesuai keinginan sendiri yang paling mudah dilakukan.
Cerpen merupakan sebuah cerita tertulis yang mengandung alur, plot, dan pesan dengan panjang umumnya kurang lebih 1000 kata atau 7000 huruf/karakter. Langkah-langkah menulis cerpen dapat dilakukan sebagai berikut :

1.   Menangkap ide
Langkah awal agar bisa menulis sebuah cerita adalah memiliki ide cerita. Ide cerita tidak harus yang rumit-rumit. Kejadian sehari-hari yang dilihat atau dialami bisa menjadi ide cerita. Ide ini dapat juga dijadikan judul cerita. Misalnya melihat seorang gadis sedang menyapu halaman. Itu bisa menjadi ide cerita sekaligus dapat dijadikan judul, “Gadis Penyapu Halaman”. Kalau judulnya dirasa kurang pas, bisa diganti dengan judul yang lain.

2.   Menulis dengan gaya bahasa sendiri
Langkah selanjutnya adalah menuliskannya dengan gaya bahasa sendiri. Orang yang bisa baca tulis tentu bisa melakukannya. Ini yang kadang enggan dilakukan oleh pemula. Rasa pesimis sudah menghantui padahal belum mencoba. Bagaimana akan bisa jika mencoba pun tak dilakukan? Menulis dengan gaya bahasa sendiri berarti menulis dengan gaya yang biasa dilakukan. Berarti pula menulis sebisanya, ya sebisanya saja. Tak perlu dipaksakan dengan gaya bahasa yang mendayu ala Khahlil Gibran misalnya. Kalau bisanya cuma sepanjang 2000 karakter, itu bagus. Itu adalah proses menuju ke cerpen sepanjang 7000 karakter atau lebih. Kalau suka menulis narasi saja, itu bagus. Kalau menulis banyak dialognya, itu juga bagus. Semua bagus, yang penting menghasilkan tulisan.

3.   Membuat paragraf pembuka
Tulisan yang digores pertama kali adalah paragraf pembuka. Membuat paragraf pembuka juga tidak perlu rumit-rumit. Namun demikian, yang perlu diperhatikan bahwa bagian ini adalah bagian yang penting sebagaimana judul cerpen. Ada yang mengibaratkan bagian ini seperti manekin (patung pajangan) yang dipasang di etalase sebuah toko. Hal itu berarti harus menarik, agar pembaca terpancing untuk terus membacanya.

4.   Merangkai alur dan plot
Langkah selanjutnya adalah melanjutkan paragraf pembuka yang sudah ditulis. Merangkai kejadian demi kejadian. Dialog demi dialog. Narasi demi narasi. Alur dan plot akan terbentuk dengan sendirinya. Tuliskan saja apa yang ada di kepala dengan cara Anda sendiri, maka menulis pun menjadi lancar. Jika hanya berupa narasi dan deskripsi saja, itu bagus. Jika banyak dialognya juga bagus. Semua sah-sah saja. Jika baru mampu 2000 karakter, itu bagus. Harus dicoba menulis, menulis, dan menulis lagi. Lambat laun akan bisa mencapai 7000 karakter atau lebih.

5.   Membuat paragraf penutup
Paragraf penutup juga hal yang sangat penting. Bagaimana sebuah cerita menjadi lengkap dipengaruhi oleh bagian ini. Jika bagian yang disebut ending ini bagus, maka cerpen pun bisa terdongkrak menjadi cerpen yang bagus. Bagian ini dapat ditulis dengan ending tertutup, ending terbuka, dan ending mengejutkan.

6.   Mengendapkan tulisan
Setelah cerpen selesai ditulis, dapat diendapkan terlebih dulu. Waktunya bisa singkat, bisa lama. Tergantung penulisnya. Pengendapan ini bertujuan untuk memberi jeda sebelum diedit.

7.   Mengedit tulisan
Cerpen yang telah diendapkan kemudian dibaca lagi. Hal itu untuk mengetahui kesalahan tanda baca, EYD, logika cerita, dan sebagainya. Lakukan pengeditan secukupnya. Setelah itu berarti tulisan siap disajikan.

8.   Menulis lagi, belajar lagi, menulis lagi, demikian seterusnya
Setelah menulis satu cerpen, jangan cepat puas. Setelah ada yang menganggap cerpennya bagus, jangan cepat puas. Setelah cerpennya dimuat di media cetak, jangan cepat puas. Demikian seterusnya. Menulis lagi, belajar lagi, dan menulis lagi.

Demikian artikel sederhana mengenai delapan langkah menulis cerpen untuk pemula. Semoga bermanfaat. Selamat menulis cerpen!


SASHA DAN ALISHA
Karya : Nur Halimah PBU BPKLN Batch 6

“gara-gara lo lahir,mama meninggal ! gw benci sama lo” itulah kalimat menyakitkan yang sering keluar dari bibir manis alisha padaku.Alisha memang benci terhadapku, walaupun aku ini adalah adik kandungnya.Kebenciannya muncul saat aku dilahirkan didunia.Pada 1 januari 1996 tepat pada pukul 02.00 wib,mama melahirkanku kedunia.Namun akibat pendarahan yang sangat hebat terjadi pada rahim mama,beberapa saat kemudian beliau meninggal.
Pada waktu itu Alisha yang genap berusia 7 tahun sangat senang ketika pada hari itu  mendapatkan seorang adik.Namun beberapa jam kemudian kebahgaiaan itu sirna,takdir berkehendak lain,mama pergi untuk selamanya meninggalkan Alisha,Papa dan Aku.Sejak saat itulah Alisha menganggap ku makhluk sial yang telah membunuh mama.
Ya Tuhan...               

Namaku Sasha,dan kini usiaku 16 tahun.Aku bersekolah di SMA favorit di Jakarta.Sejak lahir aku tidak merasakan kasih sayang seorang mama,beruntunglah karena ada seorang papa yang senantiasa merawat serta menjaga ku dan seorang kakak yang ku sayangi meskipun ia sangat acuh terhadap keberadaanku.

“pa,lisha berangkat ya !” ucap alisha pada papa lalu menyalami tangannya
“iya nak,hati-hati ya!” pesan papa pada Alisha yang saat ini menjadi salah satu mahasisiwi di perguruan tinggi negeri jakarta.
“oke bos !” sahut Alisha seraya tersenyum pada papa.
“kak,aku bareng kakak yah hari ini?”ujarku pada Alisha
“apa?jangan harap deh,kamu naik angkot aja sana !” sahut Alisha kecut
”Alisha !”bentak papa,namun alisha langsung bergegas meninggalkan ruang makan.
Tak sadarkan diri,ternyata air mata ini terjatuh membasahi pipiku.
“sabar ya sayang,kita doakan saja supaya kak lisha mendapat penerangan hati dan pikiran dari Tuhan”ucap papa mendekap tubuhku.
“sampai kapan kak lisha bersikap seperti ini pada sasha pa?”tanyaku pada papa dengan nada tersendak.Namun tak ada balasan kata atau kalimat yang keluar dari mulut papa.Beliau hanya terus mengusap kepala ku dengan lembut.

----
Setibanya di sekolah,seperti hari biasanya aku mengikuti pelajaran dengan baik.Dikelas,Aku duduk sebangku dengan Mira.Ia adalah wanita yang tomboy berbeda sekali dengan ku yang sangat feminim,tetapi kami berdua adalah sahabat yang selalu setia satu sama lain.
Bel istirahat berbunyi,aku dan Mira bergegas ke kantin untuk mengisi perut dengan pilihan makanan disana.
“perhatian sebentar,maaf gw mengganggu waktu istirahat kalian.Nama gw Jerry dan gw mencari Sasha” . Aku tersentak kaget ketika namaku disebut-sebut dalam suara mic yang berasal dari siaran radio sekolah.
“Sha,kenapa tuh si Jerry?” tanya mira heran.Aku hanya menggelengkan kepala sambil memasang wajah tenang.Suara mic yang tiba-tiba tak terdengar lagi membuat ku penasaran,hingga akhirnya aku menghampiri Jerry diruang studio radio sekolah.Aku terkejut ketika membuka pintu ruangan yang ternyata telah disulap dengan hiasan bunga mawar serba indah kesukaanku.Terlihat pula Jerry yang pada saat itu berdiri ditengah ruangan sambil memegang bantal hati berwarna pink.

“what’s going on???” tanya ku heran
“sha,gw suka sama lo dan gw merasa sayang sama lo” ucap jerry dengan pasti lalu menghampiri ku.
“jerr,are you fine???” ujarku dengan hati yang berdegup tak karuan.
“yes,i’m very fine.Sha gw serius,lo mau ga jadi pacar gw?”tanya Jerry setengah berlutut menghadapku.
Aku tak bisa menyembunyikan perasaanku,karena sudah lama pula aku menyukai Jerry.Aku mendekatinya dan berkata “iya,gw mau jadi pacar lo”.
---
Hari ini adalah hari pertama aku di antar pulang dari sekolah ke rumah bersama pacar baru ku,oooh senangnya hati ku yang sedang berbunga-bunga,tetapi Jerry tak sempat mampir karena waktu sudah terlalu sore.
Tak lama aku tiba dirumah,papa pun juga tiba dirumah sepulangnya dari kantor.

“Sha,kak Alisha belum pulang?”tanya papa padaku
“belum pa.Nanti aku coba telepon dia”jawabku sopan
“ya sudah kalau begitu.Papa mau istirahat dulu ya”ujar Papa lalu menuju ke kamarnya
“oke Pa”sahutku singkat
Belum sempat aku menelepon Alisha,beberapa menit kemudian alisha pun tiba dirumah.”eh kak Lisha,baru aja mau aku telepon,mau nanya kakak lagi dimana dan pulang jam berapa”ucap ku pada Alisha
“ga usah sok peduli deh sama gw”sahut alisha lalu meninggalkan ku sendiri di ruang tengah.
Aku hanya bisa mengelus dada tiap kali berhadapan dengan Alisha.Aku melangkah menuju kamar tidur lalu menggapai sebuah bingkai  yang didalamnya terdapat foto mama.
”Mama,maafin Sasha.Karena aku,mama meninggal.Sasha sedih ma,Kak Alisha ga senang dengan kehadiran Sasha.Andaikan aku ga terlahir didunia...”
---
Sore hari kala itu,langit tampak murung dengan diselimuti awan gelap serta dentuman petir yang saling bersahutan dilengkapi dengan hujan yang lebat.apakah Tuhan sedang murka???
Kring...kring ! suara telepon berbunyi nyaring,memecahkan konsentrasi ku yang sedang mendengarkan alunan musik jazz dikamar.

Betapa terkejutnya aku ketika mendapatkan kabar dari telepon tersebut yang memberi informasi bahwa alisha mengalami kecelakaan.Aku pun begegas memberitahu papa lalu menuju ke rumah sakit.
Sesampainya di rumah sakit,hatiku menjerit sedih ketika melihat sosok alisha yang sedang terbaring diruang UGD tak berdaya dengan berlumuran darah.Dengan cekatan,para dokter menangani luka-luka diseluruh tubuh Alisha.Sampai pada akhirnya ia di rawat diruang intensif.Dokter berkata bahwa Alisha mengalami luka parah pada kedua matanya,sehingga ia di diagnosa akan mengalami kebutaan.Musibah ini sangat menyedihkan bagiku dan juga papa.Timbul lah dalam benakku bahwa aku akan mendonorkan kedua mataku untuk Alisha.Papa tidak menyetujui ide ku,kami sempat bersitegang.Namun dengan keyakinanku,papa mengikhlaskan keinginanku ini.Hari ini adalah hari dimana aku terakhir melihat dunia,Papa,Mira dan Jerry.

Berangsur-angsur luka bekas jahitan di mata ku pun pulih,kini perban yang melingkar mengelilingi mataku pun di lepas.
”Sha,Jerry akan selalu mencintai Sasha dengan segala kekurangan Sasha”ucap Jerry yang pada saat itu berada dirumahku,ia menggenggam tangan ku dengan erat lalu kurasakan kecupan ringan mendarat dikeningku.
“makasih ya Jerr...”ucapku singkat seraya memberikan senyum padanya.

Malam harinya aku dan papa mengunjungi rumah sakit untuk menjenguk Alisha yang belum pulih 100%  setelah kecelakaan beberapa waktu lalu.
“Pa,mata Alisha kunang-kunang.Pusing sekali”ucap Alisha pelan
“iya nak,wajar kamu kan sedang menjalani perawatan.Sabar ya,kamu akan sembuh kok”jawab Papa pelan.
“kak,cepat sembuh yaaa.Kita semua kangen sama kakak untuk kumpul bareng lagi dirumah.” ucapku mencoba memberi support pada alisha.
“ sorry ya! Gw sama sekali ga kangen sama lo sha !” jawab alisha acuh
“alisha hentikan ! kamu tau ga kalau mata...”ujar papa lantang, lalu aku mencoba menghentikan ucapan papa dengan menepuk bahu kanannya. Sebelumnya, Aku sempat berpesan pada papa untuk tidak memberitahukan bahwa mata yang ada pada alisha itu adalah milikku sebelum ia sembuh total.
---

Keesokan harinya,alisha diperbolehkan untuk pulang oleh dokter karena kondisi kesehatannya sudah normal kembali.
“Sha,ambilin gw minum dong.Teh manis hangat ya !”pinta Alisha pada ku.Akupun segera mengambilkan minum untuk sang kakak dengan langkah pelan tetapi pasti.
Teh manis hangat pun telah dibuat,aku langsung membeikannya pada Alisha.
“ih apaan nih?kok asin?gw kan minta teh manis bukan teh asin !”ucap Alisha setengah berteriak lalu membuang teh yang dibuat sasha keatas lantai.
“ada apa ini?”ujar papa lantang menengahi kedua anaknya.
“itu Pa,Sasha ga bisa bedain garam sama gula.Buta kali matanya!”
“Alisha jaga mulut kamu!” bentak papa lantang
Aku hanya terdiam,hatiku sangat sedih mendengar Alisha dan Papa berseteru.
“Alisha,sudah saatnya kamu mengetahui semua...saat kecelakaan waktu lalu begitu banyak kamu mengalami pendarahan,termasuk bagian mata,kamu di diagnosa oleh dokter mengalami kebutaan.Dan kedua mata yang kamu miliki itu adalah milik sasha,dia mendonorkan mata itu untuk kamu nak.Tapi selama kamu pulih,apakah kamu tidak memperhatikan kondisi sasha yang telah cacat???”
“Papa ... “ucapku pelan,air mata ini mengalir deras seketika.
“Sasha...”ucap alisha memanggil namaku lalu mendekap tubuhku.
“Sha,kenapa kamu begitu baik sama kakak?kakak ga pernah sedikitpun berbuat baik sama kamu dik...kakak nyesel Sha! Ampuni kesalahan kakak yang udah terjadi bertahun-tahun lalu sampai saat ini Sha...”
“kak,ga usah berlutut sama aku..Aku udah maafin kak Alisha...”
Aku berusaha menggapai tubuh alisha seraya membangunkan tubuhnya dari posisi berlutut menghadapku.
“kakak janji akan merawat kamu Sha,kakak khilaf,kakak akan selalu menyayangi kamu Sha...”ucap Alisha seraya membelai lembut kepalaku,mencium serta memeluk tubuhku dengan erat.
Kondisi cacat bukanlah tanda berhentinya kehidupan bagiku sebagai sasha.Kesempurnaan fisik bukan segalanya dibandingkan kasih sayang dari keluarga,sahabat dan pacar.
-Tamat-

Love in Hotel
Karya : Nur Halimah

“Kaniaaaaaa.....!!!!” teriak suara nyaring wanita berusia setengah abad tepat di depan telinga Kania.”sudah jam berapa ini?banguuun!” lanjutnya.
“mama...berisik,kania masih ngantuk!’’ balas Kania.
“coba kamu liat sekarang jam berapa?’’ sahut mama geram.
“OH MY GOD !”teriak Kania dengan suara keras ketika disodorkan jam weker berbentuk segi empat oleh sang mama yaa tepat jam 06.36,tubuh nya yang sebelumnya masih dalam kondisi pewe diatas ranjang nan empuk langsung bangun menuju toilet yang berada di kamar.
***
Ini adalah hari senin,dimana Kania akan melakukan interview di salah satu hotel bintang 5 di Jakarta,sebut saja Grand Jakarta.
“duh mana bisa gw sampe hotel jam 8!”desah Kania panik yang saat itu telah berada di dalam taxi yang mengantarkan dirinya ketempat tujuan.Tiba-tiba laju kendaraan berhenti mendadak.
“duuh kenapa ini pak?’’tanya kania pada supir taxi
“maaf non,sepertinya taxi saya ini mogok”
“ya ampun pak,saya udah telat nih!’’
“iya non,lebih baik non cari taxi lain.Sekali lagi saya minta maaf”’sahut sang supir ramah
“hhh..ada-ada saja..”desis kania lalu keluar dan tak lupa membayar tarif argo taxi.
Beberapa menit kemudian,taxi lain muncul didepan kania lalu diberhentikannya.Saat ia hendak membuka pintu,tiba-tiba sebuah tangan melakukan hal yang sama.
“heh! Ini taxi milik gw,lo cari taxi lain aja gih!gw lagi buru-buru nih!”ujar suara lelaki yang mencoba merebut taxi yang kania berhentikan.
“eh sembarangan,jelas-jelas gw yang stopin duluan”sahut kania tak mau kalah.Dalam sekejap mereka saling bertatapan.Entah mengapa jantung Kania berdegup sangat kencang tatkala melihat sosok lelaki yang berada didepannya.
“hahahahahaha..”suara hening seketika terpecah saat lelaki itu tiba-tiba tertawa nyaring.
Kania heran,entah apa yang dianggap lelaki aneh itu lucu.”eh kenapa lo,gila ya ketawa gak jelas gitu?”
“gw ketawa dengan alasan jelas kok,tuh lipstik lo belepotan.Udah kayak badut hahahaha”
Kania panik,lalu mendekatkan dirinya pada kaca spion taxi.”huuuuaaa!”teriak kania dalam hati,ini pasti gara-gara taxi pertama yang dinaikinya yang tiba-tiba berhenti mendadak saat ia sedang berdandan.

“lipstik gw bukan masalah bagi lo,yang penting ini taxi jadi milik gw!’’ujar kania masa bodo.
“eh eh mbak dan mas yang ganteng dan cantik ini,tolong jangan ribut.Begini saja,karena taxi jarang lewat kawasan ini,mbak dan mas boleh barengan ketempat tujuan,saya antar insya Allah selamat”
“ga bisa gitu pak,kan saya duluan”ujar kania berbarengan dengan lelaki yang belum diketahui nama nya tersebut.
“naaaah bisa bareng gitu toh ngomongnya....hihi”
“dengan sangat terpaksa pak,soalnya saya lagi telat banget”ujar kania lagi-lagi berbarengan dengan lelaki itu.
Kania dan lelaki yang menurutnya aneh itu sudah berada dalam taxi yang tempat tujuannya adalah sama yaitu Grand Jakarta.Kedua nya sangat sibuk mengurusi dirinya masing-masing.Kania sibuk membetulkan make-up nya sedangkan lelaki yang berada disampingnya sibuk dengan telepon genggamnya.
***
Tepat pukul 08.08,langkah Kania memasuki ruangan HRD untuk melakukan interview dengan manager.
“selamat pagi pak!”ucap Kania ramah didukung dengan penampilannya yang cantik dan rapi.
“selamat pagi,silahkan duduk”jawab sang manager ramah
Mata kedua nya saling bertatapan heran dengan tingkah terkejut.
“lho,bapak ini yang tadi pagi rebutan satu taxi dengan saya?”ucap Kania spontan.
“iya,kamu ini yang lipstiknya belepotan?ah haha..jadi kamu calon asisten saya? Ya , tapi kalau lolos interview lho” sahut lelaki seorang Manager HRD bernama Arya Gautama yang nanti nya akan menjadi atasan Kania jika ia lolos interview.
“ih gila, pede banget nih orang.Ga lolos interview juga gapapa kali,daripada punya atasan kayak begini,nyebelin banget ga mau kalah sama cewek” ucap Kania dalam hati.
***
Setibanya dirumah...
“gimana interview nya anak ku sayang?”tanya mama sambil menyiapkan makan siang
“diterima ma”jawab Kania singkat dengan nada lesu
“eh lho kok jawabnya ga semangat gitu?itu kan hotel yang kamu banggakan,harusnya kamu bangga juga dong sudah jadi bagian didalam nya.Selamat ya sayang”sahut mama menghampiri Kania,lalu mengecup kening Kania yang tengah terduduk di kursi makan.
“thanks ma,tapi Kania sebel banget sama atasan Kania.Pagi tadi udah bikin bete huft !”balas Kania ketus
“oalah...yasudah abaikan saja,kamu pasti lapar kan nak?nih mama bikin makanan kesukaan kamu,senyum dong!”sahut mama
Kania membalas dengan senyuman,lalu menyantap makanan yang telah dibuat mama sambil bercerita pengalamannya di hari itu.
***
Tiga bulan berlalu Kania menjadi seorang asisten manager HRD di hotel Grand Jakarta. ”Arya Gautama” nama tersebut selalu ada dalam kehidupannya sehari-hari.Sosok yang ia pandang menyebalkan ternyata merupakan pribadi yang asyik.Malam ini,Kania dinner bersama Arya disebuah restoran mewah di Pusat Jakarta.Obrolan diawali seputar pekerjaan hingga memasuki pertanyaan yang lebih intim.
“kamu udah punya pacar nia?”
“belum pak,kenapa?”
“ooops,kalau di luar lingkungan kerja,kamu panggil saya Arya saja.Lagipula jarak usia kita ga beda jauh kok”
“ooh..oke deh,pak...ehm Arya”
***
Kini,setahun pun berlalu.Hubungan antara Kania dengan Arya semakin kompak dalam pekerjaan.
“sayaaaang...i miss u !” ujar wanita yang tiba-tiba masuk kedalam ruang kerja menghampiri Arya.Wanita cantik itu bernama Bella dan ternyata ia adalah tunangan Arya yang baru pulang dari Amerika untuk melanjutkan pendidikannya.
Hati Kania mendadak hancur berkeping-keping,karena ia sudah jatuh cinta dengan Arya.Namun perasaan nya itu dikuburnya dalam-dalam pada hitungan detik.
“ehm ehm..”Kania memecahkan suasana romantis antara Arya dengan Bella.
“bel,kita ngobrol diluar ya..Ga enak kalau dilihat rekan kerja aku”ucap Arya pada Bella.
***
Pagi hari,seperti biasa Kania tiba di hotel untuk bekerja.Namun hari itu terasa berbeda karena wajah Kania tak secerah biasanya.
“pagi bu kania! Ada pesan nih”sapa seorang security hotel
“pagi pak kadim...makasih ya pak!
Dilihatnya isi pesan yang didalamnya tertuliskan :
Kania,tolong masuk lewat lobby front desk yaaa..thanks
“duh apaan sih ni’’desis Kania dalam hati,namun ia tetap mengikuti perintah tersebut karena penasaran.
Sesampainya di front desk,petugas memberikan sebuah bunga untuk kania yang di tempelkan pesan berisi
J nah,sekarang kamu ke Blossom restaurant ya,aku tunggu kamu disana
Semakin penasaran Kania dibuatnya,langkahnya menuju blossom restaurant yang ada di hotel Grand Jakarta.
“pagi bu Kania,mari saya antarkan ke meja,disana sudah ada yg menunggu ibu”sapa seorang greeter yang mengenali Kania.
“pagi dian,makasih...ini apa-apaan sih”jawab Kania ramah menggelengkan kepala dengan raut wajah heran namun sumringah.
“pagi kania..ehm jangan kaget ya”ucap seorang lelaki yang telah membuatnya terkejut,dia adalah Arya.
“ya ampun Arya...kenapa kamu ngelakuin ini semua?’’ucap kania tercengang dan tersipu malu.
“oke,aku bisa jelasin ini semua,kamu duduk dulu,relaks dulu”
Suasana hening sejenak,Kania bingung dan teringat bahwa Arya memiliki tunangan namun kenapa dia melakukan hal ini?
Semua makanan sarapan telah tersedia dengan lengkap,seperti tahu bahwa Kania tidak sempat untuk sarapan dirumah.
“maaf Nia,mungkin kamu heran dan kaget dengan ini semua.Jujur aku suka sama kamu,bahkan udah ngerasa sayang”
“eh tapi kamu kan udah punya Bella”
“ehhemm bella,aku ga ada rasa apa-apa ke dia.Orang tua aku dan bella yang menjodohkan kami karena mereka bersahabat sejak SMP,tapi aku berhak menentukan pilihan.Dan aku rasa pilihan aku , yaaa kamu”
Kania tidak mampu berkomentar apapun,karena perasaannya campur aduk..Senang,kaget,bingung,semua menjadi satu.
“terus,orang tua kalian gimana?”
“mereka paham dengan kondisi yang terjadi,buat apa dipersatukan tanpa ada rasa cinta.Gimana nia,apa kamu mau menerima cintaku?”
“....hmm,iya Arya aku terima karena aku udah suka kamu dari beberapa bulan lalu meskipun awalnya kamu itu nyebelin banget”
“hehe...thanks kania,I love u”
“ehehem...i love you too”

***

Kesal pembawa cinta
Karya : Nur Halimah PBU BPKLN Batch 6
“arrrrggggh dasar cowok gila !”ucap Vania kesal sambil membersihkan rok seragam abu-abu nya yang terkena cipratan kubangan air yang dilintasi motor vixion milik seorang cowok.Gimana ga kesal?cowok itu ga berhenti untuk minta maaf sama vania setelah membuat noda di sebagian baju seragam SMU nya.Untung aja kejadian itu setelah pulang sekolah,coba kalau pas mau berangkat ke sekolah waaah bisa gawat deh belajar pake seragam dekil pastinya ga nyaman banget dan malu pula.
“haha kenapa lo dek?abis maen di got?”ujar Dio,kakak kandungnya yg sedang mencuci motor dihalaman saat Vania telah sampai dirumah.
“diem deh berisik !”sahut vania ketus lalu menuju kamar untuk membersihkan diri.
***
Malam pun tiba...
“kak,gw pinjem kamus bahasa jepang lo ya?”ucap vania tanpa permisi ketika memasuki kamar Dio yang bersebelahan dengan kamarnya.Nampak terlihat dua orang teman sang kakak yang juga mahasiswa Kedokteran di salah satu perguruan tinggi jakarta sedang berada didalamnya sambil berkutik didepan laptop.
“tuh ambil di laci”jawab Dio.Vania menuju laci buku yang berada disudut meja belajar.
“ini adik lo Di,widih cantik juga”ucap salah satu teman Dio yang bernama fajar.
“oh iya kenalin tuh adik kesayangan gw,namanya Vania.Van,ni kenalin temen gw,yang ini Fajar dan yang itu Kamal”.Vania hanya tersenyum melihat dua teman sang kakak,si fajar yang gendut terihat doyan makan karena sibuk dengan cemilan ditangannya dan si Kamal yang lumayan ganteng berparas indo.
“hmm kayaknya gw pernah liat lo deh kak kamal,tapi kapan ya?”ucap vania saat memperhatikan kamal.
“hmm masa sih?”
“oh iya gw inget,lo itu cowok nyebelin yang tadi siang nyipratin gw air kubangan!dasar rese,gara-gara lo seragam gw jadi basah dan kotor!”
“oh ya ampun itu lo van,aduh gw minta maaf tadi siang buru-buru”
“ah payah lo Mal”ucap fajar menyelip pembicaraan.
“ah basi !”sahut vania lalu meninggalkan kamar dio setelah mengambil kamus jepang,nampaknya ia masih kesal dengan kejadian tadi siang.
***
Keesokan harinya saat bel pulang sekolah berbunyi...
“van,gw duluan ya !”ucap dina,teman akrab vania yang 1 kelas dengannya.
“iya ati-ati ya din”balas vania sambil memperhatikan dina yang pulang dengan anton sang pacar.Ketika menuju keluar gerbang sekolah,vania dihadang oleh motor vixion seorang cowok,dan ternyata itu adalah kamal teman Dio,sang kakak.
“lho,kak kamal.Ngapain lo disini?”
“yeeeh pake nanya,gw kesini jemput lo sekalian mau traktir lo makan siang sebagai tanda minta maaf yang kemarin udah bikin lo apes”
“waaah bagus deh lo punya pikiran,by the way lo tau dari mana gw sekolah disini?”
“udah jangan banyak nanya,naik aja deh”.
“oke!”
Disepanjang jalan tidak banyak kata yang keluar dari mulut vania,begitupun Kamal.Tak lama kemudian,motor vixion milik kamal terparkir di halaman sebuah mini cafe.Mereka memilih tempat duduk dekat dengan taman,lalu segera memesan menu pada sang waiter.
“nasi goreng seafood 1 sama lemon tea nya 1”ucap vania dan kamal seraya berbarengan sambil saling menatap.
“haha ternyata selera kita sama”ujar kamal.”baik,jadi nasi goreng seafood dan lemon teanya 2”ucap sang waiter memastikan pesanan.
Terjadi pembicaraan hangat saat itu,sambil mereka menikmati makan siang.Ternyata kak kamal asik juga orangnya,pikir vania.
***
Beberapa minggu kemudian...vania merasa heran,kenapa kamal tak kunjung datang kerumahnya,yang ada hanya fajar yang menghabiskan waktu untuk mengerjakan tugas kuliah atau sekedar mampir maupun main PS bersama Dio.
“kak,ko kak kamal ga main-main lagi kerumah?”tanya vania pada Dio.
“ciyeee,nyariin nih ye! Kenapa kangen?kamal lagi ke bandung,jenguk neneknya yang sakit disana”
“ah sok tau lo ! oooh,kira-kira sampe kapan?”
“ngaku aja deh ! 2 minggu lagi..nanti gw sms dia,bilang kalo adik gw ini kangen”balas dio,sambil mengacak rambut vania.
“ih apa-apaan sih lo,rese deh jangan ah !”
“terserah gw,weee”.
Vania hanya tersenyum singkat,karena memang benar bahwa dirinya kangen sama kamal.Sore harinya,vania membantu mama untuk menyiapkan makan malam di dapur,menu malam ini adalah udang balado,pepes jamur dan tumis kangkung.
Waktu makan malam pun tiba,seperti biasa mama,papa,Dio dan vania selalu bersama.Namun sedikit berbeda,karena pada saat itu keluarga mereka dihadiri tamu yang menurut vania sangatlah spesial.Ya,tamu itu adalah kamal.Sungguh senang hati vania.
“kata kak dio,lo pulang ke jakarta 2 minggu lagi?”ucap vania saat mengobrol dengan kamal di teras depan rumah.
“rencana awal emang begitu,tapi ngeliat kondisi nenek yang udah pulih jadi gw balik ke jakarta aja.Lagipula,di bandung masih ada sodara yang lain.Kenapa emangnya,kangen ya sama gw?”
“idih PD banget lo !”
Kamal meluncurkan senyuman pada vania,dan dibalasnya.Tatapan kamal yang tajam membuat hati vania semakin terpana.Waktu semakin larut saat pembicaraan berlangsung,malam itu tak cuma vania dan kamal tetapi dio pun ikutan nimbrung.Tak lama kemudian,kamal pun pulang.Saat vania hendak membereskan gelas,dilihatnya sebuah dompet tergeletak di bawah kursi lalu diraihnya kemudian dilihatnya isi dompet itu.Terdapat sebuah foto kamal bersama seorang cewek cantik,saat vania membalikkan foto tersebut terdapat tulisan “i love u Kintan”.Vania sangat terkejut dan wajahnya sedih seketika.Rupanya kak kamal udah punya pacar,pikir vania dalam hati.Dengan segera,vania menitip dompet itu pada dio agar segera di kembalikan ke kamal.
Dua hari kemudian pada malam harinya,kamal datang kerumah namun tak biasanya vania cuek terhadapnya.Mungkin kamal merasa heran dengan sikap vania yang terlihat berubah.
Hari itu saat kamal sedang berada dirumah,vania meninggalkannya menuju taman yang ada disekitar kompleks.Vania menikmati malam yang indah sendirian,dikelilingi tanaman disekitar taman dan sebuah kolam ikan berukuran sedang dengan air mancurnya.Tak hanya itu,taburan bintang dilangit bersama bulan yang indah turut serta dalam keheningan pada diri vania.
“van,ngapain sendirian disini?”ucap seorang cowok yang memecah kesunyian dengan nada halus,ketika dilihat vania ternyata cowok itu adalah kamal.
“nah lo sendiri ngapain kesini?”
“iya abisan gw main kerumah lo,eh lo nya malah pergi.Gw cari aja,ternyata lo di taman ini”
“oh gitu,udah lo balik aja kerumah gw,main noh sama kak dio.Daripada cewek lo nemuin kita lagi berdua,nanti disangkanya macem-macem lagi !”
“hehehe duh lo kalo ngomong jangan sembarangan deh...gw ga punya cewek,lagian lo kenapa si tiba-tiba jadi jutek gini sama gw?”
“ah jangan bohong deh,gw kan liat foto di dompet lo waktu itu,dari dulu gw emang jutek kali.Baru sadar lo?”
“oh sebentar”ucap kamal lalu mengeluarkan foto dalam dompetnya “foto ini?hahaha”
Vania hanya mengangguk namun mencoba menyibukkan pandangannya ke arah kolam ikan.”ini foto gw sama Kintan.Gw emang sayang banget sama dia...tapi 2 tahun lalu dia meninggal karena penyakit leukimia,jujur gw sangat kehilangan Kintan karena dia adik gw satu-satunya.Tapi gw udah bisa ikhlasin dia kok,dan cuma foto ini satu-satunya foto kenangan kita lagi berdua sebagai adik kakak”
Vania hanya terdiam mendengar ucapan kamal,dia merasa bersalah karena telah berburuk sangka.”kak,gw minta maaf.Gw udah salah sangka,semoga Kintan tenang disurga”
“amin !”
Kamal menggenggam erat telapak tangan kanan vania,tatapan tajam nan hangat tertuju padanya.Jantung vania berdegup kencang,serasa ingin copot karena saking kencangnya.Perlahan tubuh kamal mendekap vania,vania merasakan kehangatan saat kamal memeluknya.
“van,gw sayang banget sama lo.Rasanya gw jatuh cinta sama lo”
“kak..eh..”desis vania lalu melepaskan pelukan kamal.”gw juga sayang sama lo”
“lo mau ga jadi pacar gw?”
Vania hanya membalas ucapan kamal dengan senyuman.Itu adalah senyuman yang berarti jawaban atas pertanyaan kamal.Sebuah ciuman kamal pun mendarat dibibir vania,dan disambut oleh vania.Akhirnya mereka pun menjadi sepasang kekasih,mungkin taman,bintang serta bulan menjadi saksi bisu atas peristiwa romantis malam itu..
-Tamat-